Data Aceh. Hymne atau gita puja adalah sejenis nyanyian pujaan, biasanya pujaan ditujukan untuk Tuhan atau sesuatu yang dimuliakan. Selain sebagai pujaan hymne juga sebagai bentuk lagu untuk mendoakan, memberi kesan agung, atau pun rasa syukur yang disampaikan dalam bentuk lagu. Hymne juga diartikan sebagai puisi yang dinyanyikan. Contoh lagu perjuangan yang berbentuk hymne antara lain, Syukur, Gugur Bunga, Mengheningkan Cipta dan lain sebagainya.
Hymne : Himne ialah sajak yang berisi pujian kepada Allah, tanah air sesorang atau sesuatu yang dimuliakan.biasanya hymne memiliki irama yang lambat
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Himne adalah suatu Nyanyian Pujian (yang ditujukan kepada Tuhan atau orang suci yang kita hormati), suatu Gita Puja. Sedangkan menurut Wikipedia Ensiklopedia, “A Hymn is a type of song, ussualy religious, specifically written for the purpose of praise, adoration or prayer, and typically addressed to a God or other religiously significan figure.”
Sesuai dengan amanah melalui MoU Helsinki, di Finlandia antara GAM dan Pemerintahan Indonesia tersebut terkait Hymne
1. Penyelenggaraan Pemerintahaan Aceh
1.1. Undang-undang tentang penyelenggaraaan Pemerintah Aceh
1.1.5 Aceh memiliki Hak menggunakan simbol-simbol Wilayah termasuk bendera, Lambang dan Hymne
Hal ini sebagai sarana untuk merepresentasikan keistimewaan dan kekhususan Aceh, sebagaimana dijelaskan secara ekplisit dalam UU tersebut.
Pemerintah Aceh Melalui DPRA melaksanakan sayembara Lomba Hymne Aceh tersebut,
Penetapan pemenang utama sayembara himne Aceh diumumkan DPRA melalui pengumuman resmi yang ditandatangani Ketua DPRA, Tgk Muharuddin melalui Harian Serambi Indonesia, Senin (11/12). Dalam pengumuman itu, panitia sayembara juga menyertakan lirik atau syair himne karya Mahrisal Rubi, berikut dengan partitur not baloknya.
Sebagaimana diketahui, total karya yang ikut berkompetisi dalam Sayembara Himne Aceh sebanyak 85 karya. Setelah dilakukan seleksi administrasi, presentasi, dan demonstrasi karya pada 27-28 November, dewan juri kemudian menetapkan tujuh nominasi pemenang, yakni Muslizar SPd, CIOFF Aceh (Aidi Kamal), Dandi Bachtiar, Moritza Thaher, Subur Dani, Mahrisal Rubi, dan Dr Ir Wesli MT.
Berikut syair Lirik Aceh Mulia
![]() |
| sumber Foto Serambi |
Hutan Mangrove ini terletak di Desa Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Lokasinya terhubung dengan wisata bahari, dermaga pelabuhan, serta wisata kuliner yang ada di antara rindangnya pohon mangrove.
Bagi kawan kawan yang ingin melihat keindahan hutan mangrove tidak sulit menjangkau kawasan hutan yang indah ini, dari Kota Langsa, hanya berjarak sekitar lima kilometer saja, dapat ditempuh dengan roda empat maupun roda dua, menuju ke arah Pelabuhan Kuala Langsa. Sepanjang perjalanan dari Kota Langsa menuju wisata alam ini, kita akan menikmati pemandangan alam desa nelayan yang tertata rapi dan indah berjejeran di sepanjang jalan, begitu sampai di kawasan hutan mangrove sajian pemandangan khas pepohonan mangrove membuat siapapun pasti terpukau. Siapa sangka kawasan hutan bakau menjadi sebuah pemandangan yang sangat indah dan eksotis, pemandangan Alam yang sangat luar biasa.
Hutan bakau langsa sudah sangat nyaman untuk kita kunjungi, kenyamanan dan kebersihan sangat dijaga, wisata kuliner yang nyaman dan tempat parkir yang aman juga tersedia. Di kawasan hutan bakau juga tersedia jalan setapak dan menara untuk menikmati langsung keindahan berbagai macam pohon mangrove dan satwa yang berada di dalamnya yang menjadi daya tarik tersendiri.
Selain keindahan dan keteduhan yang ditawarkan, di hutan mangrove ini juga terdapat polulasi satwa yaitu kera yang menjadi penghuninya. Tak perlu khawatir, karena hewan-hewan lucu ini sudah akrab dengan manusia, sehingga keberadaannya menjadi hiburan tersendiri. (jir)


